style2
Karsa Cipta di Politeknik Negeri Madiun

Madiun (13/07/2017). Pekan Kreatifitas Mahasiswa atau lebih dikenal dengan PKM merupakan ajang bergengsi bagi tiap-tiap kampus di Indonesia. Kegiatan ini berguna untuk menyalurkan kreatifitas dalam pengembangan teknologi terbaru yang bermanfaat bagi masyarakat. Terdapat 7 bidang dalam PKM yaitu PKM penelitian (PKM-P),PKM Kewirausahaan (PKM-K),PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M), PKM Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM Penulisan Ilmiah (PKM-I), PKM Gagasan Tertulis(PKM-GT) dan PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI).

            Dalam PKM ada beberapa tahap yaitu pengunggahan proposal, seleksi proposal, pendanaan proposal yang lolos, monitoring & evaluasi (Monev) serta PIMNAS(Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional). Dari Politeknik Negeri Madiun terdapat 3 proposal yang lolos seleksi dari RISTEKDIKTI. Ketiga PKM tersebut dalam bidang Karsa Cipta. Setelah proposal lolos, mahasiswa diberi waktu 5 bulan dalam pengerjaan alatnya. Setelah selesai batas waktu pengerjaan, akan ada kegiatan monitoring dan evaluasi (MONEV) yang dilaksanakan di Universitas PGRI Madiun. MONEV diikuti oleh PTN dan PTS sekarisedenan Madiun selama 2 hari yaitu pada tanggal 13-14 Juli 2017.

            Judul PKM yang lolos dari Politeknik Negeri Madiun yaitu SIGI+(Sibi Gloves Interpreter) Plus Voice Translator, Prototype Robot Sentinal untuk Sistem Pengintai dan Penjaga Keamanan, serta Peters- Self Theraphy Pemulih Kelumpuhan Pasca Stroke. Anggota Kelompok PKM tersebut berasal dari mahasiswa Semester 3 sampai  semester 5.

            Dari kegiatan PKM ini, diharapkan kedepannya Politeknik Negeri Madiun dapat memperoleh pendanaan proposal yang lebih banyak dari tahun 2017 ini. Sehingga makin banyak ide kreatifitas mahasiswa yang dapat tersalurkan dan dikembangkan secara optimal.